Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

19 November 2009

Moderasi antara Graphics card dan Processor

Apa itu GPGPU?
Pernah dengar GPGPU? Jika tidak, ini adalah sedikit ulasan tentangnya..
GPGPU adalah abreviasi dari General-Purpose computing on Graphics Processing Units, yang maknanya kira-kira menjadi komputasi serbaguna dalam Graphics card. Sesuai namanya, GPGPU memanfaatkan kekuatan yang tersisa dari GPU untuk menolong CPU dalam proses yang perlu tenaga ekstra dari CPU tapi nyaris tidak perlu kekuatan GPU.
Pemakaian GPGPU dimungkinkan karena penambahan tahap-tahap yang bisa diprogram dan rendering pipeline yang lebih presisi, yang memungkinkan pengembang software untuk mengeksploitasi kode-kode program untuk memberdayakan GPU itu.

Terapan dari GPGPU
Nggak etis membicarakan teknologi baru tanpa membahas terapan dari teknologi itu. Pemakaian GPGPU itu sebenarnya luas banget. Contoh : 
  1. Akselarasi program MATLAB (gue banget, ini software matematika)
  2. Pembentukan sebuah superkomputer virtual dengan kolaborasi banyak komputer dengan kemampuan bervariasi dimana bebannya pasti disesuaikan dengan kekuatan komputasi komputer pembentuknya (a.k.a GRID technology)
  3. Komputasi geometris untuk mengkalkulasi dan konstruksi obyek padat dan pembentukan bayangan
  4. Komputasi ilmiah misalnya perubahan iklim, ramalan cuaca, astrofisika dan mekanika kuantum
Semua aplikasi itu sebenarnya bisa dikerjakan hanya dengan CPU, tapi kekuatan komputasi GPU yang jauh melampaui CPU memungkinkan pekerjaan seperti itu rampung dalam waktu sepersekiannya CPU.

12 Oktober 2009

Maria Ozawa AKA Miyabi bakalan main film Indonesia

Maria Ozawa main di film Indonesia. Sebenarnya itu cukup mengagetkan juga lantaran Miyabi (aliasnya Maria Ozawa) selama ini terkenal sebagai bintang film porno dan dia belum pernah main film profesional (selain XXX, tentunya).
Umat Muslim melarangnya datang, itu jelas-jelas melanggar HAM karena itu adalah hak setiap orang untuk bepergian semaunya. Kita bicara fakta saja, dia kesini ngapain? Main film KOMEDI MURNI (bukan semacam Kawin Kontrak, itu komedi romantis).
Nah, kalo memang dia tidak ada niat bikin bokep di sini, ngapain ribut? Bicara moralitas? Aku via blog ini bukannya mau jadi kafir atau gimana, nggak.Kesampingkan dulu moralitas untuk fakta tujuannya datang disini. Sudah ditulis di alinea sebelumnya, dia main komedi. ARGH! ada yang ngomong Maria Ozawa bakalan merusak citra Indonesia di negara lain, it's a bullshit! Miyabi memang M.J. versi bokep, tapi orang arab sana tahu kalo Miyabi cuma main film komedi dan mereka never care.
Jika Maria Ozawa dicekal lantaran dia bintang bokep, lalu beranikah mereka (pencekal dalam konteks ini)menjamin mereka tidak memiliki videonya? Aku jamin belum tentu. Indonesia adalah salah satu negara paling MUNAFIK karena mereka menolak, lalu dilain pihak, mereka memilikinya.
Ada yang klaim si Miyabi ini baru boleh datang jika dia BERJILBAB! Impossible! Kalo mau dia berjilbab, tunggu umat manusia punah! Maria Ozawa dicekal di Jawa, datanglah ke Bali, dijamin bebas demonstrasi. Pencekal itu berdemo dengan ultimatum menyerang Bali, US-Aussie-EU dijamin mengirimkan rudal balistik dan angkatan bersenjata untuk menangkal serangan dari kubu pencekal. Secara, Bali adalah surga turis, dan jelas negara mana yang terima warganya yang berlibur di luar jadi korban kebiadaban orang lain yang mengatasnamakan moralitas.

20 Agustus 2009

Info seputar prosesor dewa

Kalian tau core i7? Prosesor terbarunya Intel corp. dengan kecepatan minimal 2,7 GHz (sekedar estimasi) dan maksimal 3,35 GHz dan masih bisa didongkrak sampai 5 GHz dan itu baru satu core (i7 berkonfigurasi quadcore, hitung sendiri sekuat apa itu). Masih belum selesai, Intel menggunakan soket hi-end, 1366 untuk prosesor dewanya. Inovasi dari Intel juga menaikkan efisiensi datanya, dia menanamkan memory controller pada prosesor alih-alih meneruskan kebiasaannya menanamkan mem-con di chipset yang menyebabkan kecepatan datanya terjun bebas lantaran efek bottleneck (bayangkan kalian mengocok botol soda atau sampanye, jalur kecil sementara gas/datanya besar). Hasilnya, sekarang Intel memiliki kekuatan yang setara dengan AMD selama kecepatannya sama. Transistor yang dibawa oleh dewa ini pun tidak tanggung-tanggung, 781 juta (AMD saja hanya 758 juta dengan proses produksi yang sama-sama 45nm). Cache dari prosesor ini ada 4x32 kB L1, 4x256kB L2 dan 8 MB L3 (shared) dengan TDP 130 W, cukup masuk akal untuk prosesor sekuat ini. Hasil benchmark :
  1. PCMark Vantage : 8284 poin
  2. PCMark Vantage Gaming : 6089
  3. SiSoft Sandra : 71,29
  4. 3DMark Vantage : 6413
  5. Windows Experience Index : 7,5 subscore

Hasilnya : kinerja super kuat untuk 1-2 tahun kedepan. Kinerja gaming dijamin super lancar dengan graphics card yang sepadan dan RAM yang besar. Dianjurkan untuk memakai Vista 64-bit untuk prosesor ini agar pemakaian RAM bisa optimal

Dicari : GPU yang setara (minimal HD 4870 X2, GTX 295. Bukan versi standar), RAM sekurangnya 4 GB-1800MHz, Hard Disk SATA dengan RAID 0 dan pendingin super kuat (minimal fan besar dengan kecepatan putar sedang)

27 Mei 2009

Korek lebih dalam La Corda D'Oro





La Corda D'Oro ini awal sekali keluar sebagai game dating-sim yang dikhususkan untuk gamer cewek (Shojo game!) dan setelah setengah tahun, manga menyusul. Saat ini, manga La Corda D'Oro udah muncul sebanyak 14 edisi di Jepang sono. Di Indonesia (sampai mid-agustus, saat drafnya rampung) baru tujuh edisi, lambret amir!! Lama kemudian, Oktober '06, animenya rilis di Jepang. Dari game sampai manga, shojo murni! Serasa jadi maho karena anime ini. Tapi, aku jadi punya bahan riset fisika akustik pada violin dan klarinet

Pada dasarnya, La Corda ini berkisah tentang romansa dipadukan dengan dunia musik klasik (bayangin sendiri). Protagonisnya Kahoko Hino (siswi kelas 2 divisi 2 Gen-Ed, belajar seperti kita-kita di Indonesia). Murid Gen-Ed dipaksa bermusik oleh peri musik, Lili, dengan violin ajaib sementara sekolahnya memiliki Jurusan Musik (a.k.a Mus-Dep). Dia gadis yang polos dan agak rentan depresi. Terutama saat dia mendapat intimidasi dari Len Tsukimori, saat senar violinnya putus di Opus 17 (aku tak mau mengulas ini, terlalu emosional), dan sebelum perkara senar, serangan dari Len Tsukimori juga (Opus 16).
Protagonis kedua adalah Ryotaro Tsuchiura yang menjadi beking dari si Kahoko ini. Sesama anak Gen-Ed, tapi beda divisi (dia divisi 5). Dia dulunya pianis semasa SD, tapi berhenti lantaran kalah umur waktu kompetisi junior (jurinya keparat). Sebelum bertemu Kahoko, dia aktif di klub bola sebagai MF kedepan. Awal mereka bertemu adalah waktu Kahoko nyaris terjun bebas dari tangga lalu dia menangkapnya. It was so close. Kemudian dia juga menolong Kahoko dengan menggantikan pianis yang seharusnya mendampingi Kahoko (dia kabur entah kemana) dan Kahoko nyaris didis. WHAT THE JERK. Tsuchiura kemudian dinyatakan mengikuti kompetisi musik mulai ronde kedua dst.
Musuhnya Kahoko, walaupun tidak secara eksplisit disebutkan, adalah Azuma Yunoki (3 divisi A Mus-Dep). Tambah kurang ajar lagi, sikap intimidatif itu ditunjukkan HANYA pada Kahoko (opus 12-14). Kepada yang lainnya dia bersikap sangat baik, sempurna. Konon, sikap keparat itu gara-gara neneknya dan aturan keluargannya yang maha-kolot. Ternyata-oh-ternyata, neneknya beneran keparat. Bukti : tonton opus 14. Sebenarnya, Yunoki-senpai itu siapa? Apa orang baik yang "sempurna" atau intimidator cap kabel. Senior ini mengambil flute dengan saran kakeknya setelah dilarang main piano oleh neneknya yang keparat itu (ada semacam konstitusi di keluarga Yunoki yang menyatakan adik tidak boleh melampaui kemampuan kakaknya).
Kita beralih ke senior lainnya, Kazuki Hihara yang sangat ramah. Kebalikan dari Azuma Yunoki, dia menganggap Kahoko sebagai sahabat atau mungkin pacar (Opus 15). Sebelum kenal terompet, dia adalah sprinter semasa SD sampai SMP kelas 1. Dia berkenalan dengan alat musik ini ketika dia secara tidak sengaja bertemu dengan seniornya yang ikut dalam Brass Band di sekolahnya. Kisahnya ada di Opus 10-15, sekitar itu.
Setelah beres dengan anak senior, kita beralih ke second year Mus-Dep, Len Tsukimori. Anak dari divisi A Mus-Dep. Dia adalah pesaing utamanya Kahoko sebagai sesama violinis. Sifatnya sangat dingin, nyaris seperti es dan dia selalu bicara dalam bahasa ala EYD Jepang. Musiknya bertipikal full teknik, tanpa emosi. Entah kenapa sejak bertemu Kahoko, musiknya terbalik 180 derajat. Ini konon katanya karena ortunya memang dasar musisi top-markotop, nyokapnya pianis, bokapnya bos pabrik instrumen. Sampai 2 generasi diatasnya berkecimpung di dunia musik.
Cukup dengan second year yang memang cuma sendirian, sekarang ke kalangan kohai (junior). Dari divisi A, Keiichi Shimizu, si tukang tidur. Ala Hamtaro, dia bisa ditemukan tidur dimanapun, kapanpun. Kohai pirang ini main cello (violin, but supersize : 120 cm sekian tanpa endpin). Dia seringkali bengong dan dia menjalani hidup dalam temponya sendiri.
Anak kelas 1-B Musik, Shoko Fuyuumi, spesialisasi di klarinet. Junior yang sangat pemalu (dan dalam beberapa kasus, penakut). Dia tinggal bersama orangtuanya yang kaya raya, plus, dia anak tunggal. Kohai berambut cyan ini memiliki satu kelemahan yang "harus diakui" lumayan fatal : dia lemah terhadap cowok (dari Opus 22-24, sekitar itu) Pernah ada anak kelas 1 Gen-Ed bilang suka padanya dan dia langsung mati kutu! Walaupun sebenarnya, ya harus diakui, dia lumayan manis (menjurus imut) juga .....

Sekarang, alur ceritanya yang dijabarkan dalam 25 episode [Opus] plus special episode di musim panas. Cerita dimulai secara kejutan, Kahoko yang nyaris terlambat bertemu secara mendadak dengan peri musik Seiso Gakuen, Lily. Kemudian, kejutan lainnya : Kahoko diumumkan ikut dalam kompetisi musik sekolah, padahal jelas-jelas dia tidak bisa main musik . Siangnya, Kahoko diberikan biola ajaib ("maho no baiorin" dalam bahasa aslinya) dan dia bertemu dengan satu kontestan lainnya, Len Tsukimori yang kaku dan sedingin nitrogen cair. Dikenalkan pula si Shoko Fuyuumi (anak kelas 1) yang diintimidasi oleh triad penyembah Yunoki.

24 Januari 2009

Musikal for you!

Kalo ada yang bertanya siapa penyanyi/band idolaku, ini ada ulasan lengkap dengan alasannya. Nih:
1. Gita Gutawa, Top teenagers in multi-octave voice
2. Cinta Laura, aksi panggungnya keren!
3. SID a.k.a Superman Is Dead (asal Bali), lagunya sakti bin menusuk
4. MCR a.k.a My Chemical Romance, keren abizz!
5. Rossa, lagunya elegan dan bagus (temanya standar banget)

Something new, Gita has released her second album in mid-May. Titled as "Harmoni Cinta" with best hit is "Parasit" and "Aku Cinta Dia", with 'normal' a dozen songs. On my scale, this album has average score slightly better than "Kembang Perawan" (0-1000; Harmoni Cinta 774, Kembang Perawan 743).
Yah, lagu 'Parasit' itu menurutku beneran menikam frontal manusia yang memanfaatkan temannya. dikemas dalam suasana yang nge-beat, lagu ini mencetak terbaik kedua dalam skalaku, 918. hanya kalah lawan "Main Serong"-Changcuters (914-930).
Next is Harmoni Cinta (judul album menjadi lagu kedua?). Whatever, lah! awalnya ini kukira bakalan melodrama, ternyata sekelas dengan lagunya Melly G, yang "Tak Tahan Lagi" atau mayoritas dari lagunya Il Divo (you possibly have no idea, who the heck is Il Divo). Dengan rating 802, ini masuk dalam jajaran lagu klasik terbaik (pole sampai blog ini rilis).
Lagu ketiga adalah 'Selamat Datang Cinta', bukan remix dari lagunya AB3. Kalau mau jujur, lagu ini agak 'ancur' karena sudah nafasnya percintaan, lagunya eeh, malah bikin ngantuk. Skornya 636, bersaing keras melawan Mengenangmu dari Kerispatih (lagu para BurJa).
Next is Malu Tapi Mau (feat. Maia). This song tells about girl who is still felling embarassed when she wants to tell her feelings. Scored : 841, and it really teen style beat (lagu keempat di bursa lagu setelah Aku Cinta Dia, Parasit, dan Meraih Mimpi).
Kelima muncul Meraih Mimpi. Dari judulnya ketahuan ini adalah OST untuk film yang dia bintangi sebagai pengisi suara tokoh utama, Dana. Filmnya akan kuulas belakangan. Lagu ini bertipikal klasik (tipe khasnya dia) dan ya, mayoritas lagu bertipe klasik sukar mendapatkan nilai diatas 850 dalam matriks yang kubuat. Lagu ini juga skornya cuma 723.
Lagu berikutnya adalah When You Wish Upon A Star. Ini tipikal lagu remake (dari OST Disney). Skornya : tragis bin suram, 708.
Lagu #7 : Salah Jatuh Cinta. Tipe : upbeat khas remaja. Tema : sesuat titel, salah jatuh cinta pada cowok playboy. Skor : 812 mantappp
Lagu kedelapan dalam album ini adalah Remember. Tipikal lagu ini adalam mix dari gamelan dengan instrumen modern. Skor total : 883, Dewa!!.
Keluar dari produksi di urutan 9 : Ayo (Come On). Bertema persahabatan dan saling mendukung satu sama lain. Tipikal lagunya sendiri upbeat, khas banget. Skor : 888, runner-up untuk Harmoni Cinta.
Urutan 10 : Melangkah Lagi. Tema : dukungan terhadap teman yang sedang down. Tipe : klasik dengan sentuhan orkestra dari Praha. Skor : terpuruk, 634.
Lagu kesebelas adalah Aku Cinta Dia. Lagu remix ulang dari lagu milik Chrisye (udah mokat). Tema : cinta pada pandangan pertama. Tipe : upbeat (kontradiksi dengan versi aslinya). Skor : 775.
Last for this : Lullaby. Lagu bertipe minimalis dengan tema ninabobo, dijamiin terkapar kalau mengantuk ditambah lagu ini. Skor : 701, wajar untuk lagu ninabobo. Garansi : Asal tidak insomnia mendengar lagu ini saat lelah, dijamin tergoda untuk tidur dan hampir pasti tidur betulan!

07 Januari 2009

Animanga Time!

Aku punya anime dan manga favorit, nih. mau daftarnya???? Nih!
1. La Corda D'Oro
Ini ada season 2 & aku jamin bukan hentai, diklasifikasi sebagai anime hibridisasi musik-romansa (cewek banget tapi aku cukup suka sebagai ilham riset violin). Season 1,aka Primo Passo, rilis bulan Oktober '06 sampai Maret '07 sementara Secondo Passo hanya rilis April-Mei '09 (2 episode) 
2. Magikano
Ini anime bertipe 'Panas' tapi bukan hentai, kisahnya tentang beberapa gadis penyihir yang pedekate ke satu cowok sekaligus (bayangin sendiri separah apa)
3. Captain Tsubasa (soccer mania gitu)
4. Ginban Kaleidoscope
5. Flame Of Recca
6. dll (tanya aja satu-satu via komen)


Sebelum lupa, aku memberikan standar penilaian yang 'obyektif' untuk anime. Berbasis pada 1000 poin yang disebar menjadi : 
1. Soundtrack 250 poin (OP, ED, Ins. song, Character song)
2. Design 200 poin (Desain karakter, BG design, character voice aka seiyuu)
3. Plot 500 poin (Plot secara umum, Intrik antar-karakter, proyeksi ending, sisa cerita di akhir, fanstuff)
4. Ecchi 50 poin (Sudah jelas. Keberadaan H-doujin akan menambah nilai di sini)
 
Tweets by @RealCruiser