Maria Ozawa main di film Indonesia. Sebenarnya itu cukup mengagetkan juga lantaran Miyabi (aliasnya Maria Ozawa) selama ini terkenal sebagai bintang film porno dan dia belum pernah main film profesional (selain XXX, tentunya).
Umat Muslim melarangnya datang, itu jelas-jelas melanggar HAM karena itu adalah hak setiap orang untuk bepergian semaunya. Kita bicara fakta saja, dia kesini ngapain? Main film KOMEDI MURNI (bukan semacam Kawin Kontrak, itu komedi romantis).
Nah, kalo memang dia tidak ada niat bikin bokep di sini, ngapain ribut? Bicara moralitas? Aku via blog ini bukannya mau jadi kafir atau gimana, nggak.Kesampingkan dulu moralitas untuk fakta tujuannya datang disini. Sudah ditulis di alinea sebelumnya, dia main komedi. ARGH! ada yang ngomong Maria Ozawa bakalan merusak citra Indonesia di negara lain, it's a bullshit! Miyabi memang M.J. versi bokep, tapi orang arab sana tahu kalo Miyabi cuma main film komedi dan mereka never care.
Jika Maria Ozawa dicekal lantaran dia bintang bokep, lalu beranikah mereka (pencekal dalam konteks ini)menjamin mereka tidak memiliki videonya? Aku jamin belum tentu. Indonesia adalah salah satu negara paling MUNAFIK karena mereka menolak, lalu dilain pihak, mereka memilikinya.
Ada yang klaim si Miyabi ini baru boleh datang jika dia BERJILBAB! Impossible! Kalo mau dia berjilbab, tunggu umat manusia punah! Maria Ozawa dicekal di Jawa, datanglah ke Bali, dijamin bebas demonstrasi. Pencekal itu berdemo dengan ultimatum menyerang Bali, US-Aussie-EU dijamin mengirimkan rudal balistik dan angkatan bersenjata untuk menangkal serangan dari kubu pencekal. Secara, Bali adalah surga turis, dan jelas negara mana yang terima warganya yang berlibur di luar jadi korban kebiadaban orang lain yang mengatasnamakan moralitas.
12 Oktober 2009
Langganan:
Komentar (Atom)
