Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

28 September 2017

Tentang Eksistensi dan Kontinuitas Senki Zesshou Symphogear

Senki Zesshou Symphogear, pembaca yang sudah lama di blog ini akan tahu ini anime macam apa (penulis keracunan dari 2012). Terdapat pertanyaan tentang mengapa anime ini ada dan mengapa dilanjutkan

Kenapa Anime ini Ada? Apa Filosofi di Balik Keberadaannya?

Pada dasarnya, Symphogear (anime) dapat dianggap "genre buster" yang terdiri dari fantasi ilmiah yang berbasis musik untuk menghasilkan tenaga bagi power armor yang dikenakan oleh gadis-gadis remaja. Kalau kita analisa anime ini seperti apa, ada beberapa subpokok bahasan:
  1. Musik
  2. Magical Girls
  3. Mecha (terbatas pada power armor)
  4. Fantasi Ilmiah
Kita periksa satu per satu.

Musik

Ini akan sekaligus menjawab pertanyaan tentang kelanjutan Symphogear. Lazimnya anime akan mendorong penjualan lagu, tapi Symphogear ini berbeda, lagunya yang mendorong penjualan anime-nya sehingga serialnya dilanjut. Ini dikarenakan Symphogear mengepak lagu bersama anime-nya. Berbeda dengan anime idol yang koleksi lagunya secara signifikan melebihi jumlah lagu yang berada di anime, Symphogear menjual lagu yang pada dasarnya diharapkan beredar di anime.
Awalnya, Symphogear dikritik habis-habisan karena kualitasnya secara umum layak dipertanyakan. Namun, mempertimbangkan penjualan Character Song season pertama (diperkuat oleh line-up seiyuu yang sudah teruji soal kualitas nyanyi: Nana Mizuki, Minami Takayama, dan Ayahi Takagaki), season kedua diberikan sinyal hijau untuk dijalankan. Season dua, mendapat bujet lebih baik dan seiyuu tambahan yang sama-sama "Wembley" alias bikin keder (Yoko Hikasa, Yoshino Nanjo). Aku bukannya berniat merendahkan Ai Kayano, Yuka Iguchi, sama Aoi Yuuki. Jangan salah, kualitas nyanyi mereka baru teruji di Symphogear dan aku menyebut seiyuu yang sudah teruji sebelumnya

Magical Girls

Dengan keberadaan Magical Girl Lyrical Nanoha sebagai "friendly fandom", anime ini memanfaatkan ceruk pasar magical girls ini dengan musik sebagai sumber tenaga armor. Selama ini, (entah akunya yang nggak tekun atau memang) sedikit anime magical girls yang jualan lagu juga. Ibarat kata, Symphogear ini paket komplit magical girls plus musik yang bisa disinkronisasi dengan sangat rapi.

Mecha (Power Armor)

Secara terbatas, anime ini juga mendorong minat penggemar mecha musume dan tokusatsu (terimakasih pada adegan HENSHIN yang diinisiasi oleh lagu). Kalau kamu mendengar frase dalam bahasa aneh, they're getting equipped with that power armor, HENSHIN!! Sebetulnya mecha disini terintegrasi ke magical girls.

Fantasi Ilmiah

Symphogear sendiri berbasis pada sihir, legenda, mitologi, dan alkimia dijelaskan seilmiah mungkin. Mirip-mirip The Irregular at Magic High School. Bahkan senjatanya (relik) berdasarkan pada legenda yang memang ada dan kita cukup khatam beberapa diantaranya. Titik jualnya mungkin ada di bagaimana mereka bisa menyajikan legenda dan terintegrasi dalam magical girls.

Keberlangsungan Symphogear

Pertanyaan sederhananya, kenapa dilanjut? Karena mereka sukses menguasai ceruk pasar sekaligus membajak penggemar seiyuu sekaliber Nana Mizuki (yang notabene salah satu jawaranya seiyuu). Kombinasi dua faktor ini menyebabkan penjualan DVD/Blu-ray serial pertama Symphogear tidak terlalu buruk (rerata 5000 sekian). Ini dianggap cukup oleh pihak Satelight selaku studio untuk melanjutkan ke season kedua, G. G sendiri lebih laku, rerata 8000 sekian dan menilik penjualan ini, di konser live (perks dari anime bernafas musik adalah ajang live concert selalu bisa direncanakan dengan mudah) season 3 diumumkan secara resmi. GX sebagai season 3 laris ibarat kacang rebus, hampir 14000. Ini menunjukkan Symphogear sebagai satu franchise mulai dikenal publik Jepang. Ini juga yang menyebabkan AXZ (season 4) dan season 5 diumumkan bersamaan awal 2016 di ajang live concert.
Juli 2017, mendompleng AXZ, pihak Pokelabo dan Bushiroad kolaborasi bersama Satelight meluncurkan mobage Symphogear untuk iOS dan Android eksklusif di Jepang, XD Unlimited. Japan-only? idi nahui. Di game ini dieksplorasi kemungkinan-kemungkinan jalan cerita alternatif yang tidak dapat dialokasikan ke anime.

Bagaimana ke depannya?

Kupikir Symphogear perlu memikirkan ekspansi pasar ke luar negeri secara langsung, misalnya dengan "berjudi" membuat versi global dari XDU. Selama ini, orang luar Jepang mau nggak mau harus mengangkat jari tengah terhadap sisi legal karena sulitnya mencari merchandise di luar Jepang. Sekarang kita dapat pertanyaan, bagaimana menulis plot cerita agar Symphogear dapat diterima di luar negeri. Barangkali bisa dilepas begitu saja, kalaupun di luar negeri rugi, toh review-nya masih relatif memberi ampun dibandingkan kalau kalah di Jepang (kalah hancur, review-nya nggak ada ampun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Tweets by @RealCruiser