Seperti biasa, Senki Zesshou Symphogear selalu muncul Jumat malam. Tanggal 3 Februari adalah tanggal rilis episode 5. Tanpa basa-basi dengan spoiler cerita, review akan ditulis selari dengan progress cerita. Judulnya adalah From The Bottom of a Dark Abyss
Cerita dimulai dengan sesi latihannya Hibiki. Setelah proses latihan entah berapa lama, dia memiliki tenaga yang cukup untuk melepas seluruh samsak dari rantainya. Sampai-sampai Hibiki terpaksa mangkir dari Lydian demi latihan ini. Terlalu niat kayaknya untuk mendampingi Tsubasa menggantikan Kanade.
Inti cerita dibuka dengan percakapan telpon antara bos dari pemilik Nehushtan dengan entah siapa, kemungkinan besar orang Eropa/Amerika mengingat percakapan dilaksanakan dalam bahasa Inggris. Isi pangkalannya Nehushtan adalah alat penyiksaan di ruang utamanya. Bosnya Nehushtan (nama aslinya Chris). Hubungan Chris dan bosnya cenderung kearah BDSM karena penonton disuguhi penyiksaan Chris oleh bosnya.
Apa ada cara lain menghadapi Noise? Mengapa dunia tergantung pada anak SMA untuk ini? Secara resmi, tidak ada solusi dan semua berkenaan Noise dianggap informasi rahasia negara. Tugas divisi ini, selain menghajar Noise adalah menyensor berita terkait Noise (termasuk kabar Tsubasa nyaris koit gara-gara Zesshou-nya yang disensor jadi dia kelelahan sampai harus masuk RS lokal) sekalipun mayoritas pejabat pemerintah eneg sama mereka sampai dikatai "sore thumb". Satu perkecualian utama adalah Pak Menhan setempat (Menteri Pertahanan) yang namanya Hiroki yang diajak Ryoko konsultasi seputar konstruksi mabes mereka dan urusan yang sebenarnya memang tanggungjawab Menhan.
Pemerintah Jepang diyakini mau memakai Symphogear sebagai kartu truf mereka dalam diplomasi global (mahasiswa Hubungan Internasional, tunjukkan diri). Tinggal tunggu tanggalnya dari Uni Eropa dan Uwak Sam. R&D Symphogear berbasis pada teori dan teknologi yang bahkan tidak ada dalam sains sebelumnya. Hanya Jepang yang punya teknologinya, yang lain mah boro-boro.
Sambung dengan kisahnya Tsubasa. Akhirnya dia menyadari kalau dia hidup (menurutnya dia gagal mati) dan mempertanyakan tujuannya Kanade. Kanade muncul di alam mimpinya Tsubasa dan memberitahukan dia satu hal menurut peribahasa Jepang : A reed before the wind lives on when oaks fall (menurut terjemahannya Cyber12). Tsubasa (dan mungkin Tsubasa) berpikir hidupnya tidak bernilai, padahal dia adalah satu dari sedikit (kurang dari jumlah jari sebelah tangan) jagoan dunia untuk menghadapi Noise sampai Kanade menyadari sesuatu yang harus juga disadari sendiri oleh Tsubasa. Apakah Kanade tetap ada setelah kematiannya itu tergantung pada Tsubasa, macam apa pula ini? Akhirnya dia sadar dan semua aman terkendali di rumah sakit. Akhirnya juga, dia sadar semuanya dan kembali memiliki hati yang selama dua tahun ini dibuang demi membalas kematian 'kekasihnya'.
Pak Menhan yang ada dalam konvoi tiga mobil dicegat entah orang dari mana, katanya sig 'revolusioner'; mungkin EU/US dan dia mati. Jelaslah, lawannya menenteng M-16 sementara kubu menterinya hanya pegang Beretta. Ryoko kelamaan dan HP-nya ngadat.
Mendadak mereka mendapat tugas rahasia dari atas. Tugas mereka adalah memutasi Durandal ke tempat rahasia milik pemerintah di bawah gedung parlemen mereka (gedung 'bokong shrek' rasa Jepang) yang dijuluki "Ruins of Memory". Durandal ini adalah relik 'top of the top secret' yang disembunyikan 1800 meter dibawah tanah sebagai transaksi politik Jepang dan Eropa yang masih utuh. Eropa memberi Durandal sebagai kompensasi Jepang mau menghapus sebagian hutang negara-negara Eropa (contoh panasnya ya Yunani dan mungkin Italia) andaikan ekonomi mereka kolaps. Entah apa di kepala anggota d.hewan sana (mereka merasa lebih baik di bawah gedung mereka), padahal lokasi Abyss di mabes divisi ini adalah benteng yang bisa dikatakan tak tertembus.
Kehidupan personalnya Hibiki terganggu gara-gara tugas pemerintah ini dan dia terpaksa juga mangkir besoknya untuk berdinas memutasi Durandal. Nasib juga jadi agen rahasia pemerintah, dia terpaksa menginap di kantor divisi rahasia ini. Hari H tugas rahasia, mereka dikerahkan dibawah publikasi 'Investigasi pembunuhan Menteri Pertahanan'. Hibiki dan Ryoko di tengah (mobil pink), Genjuro melakukan overwatch dari udara dengan heli. Di tengah jalan, mereka dijebak ambush dan Ryoko keluar skill-1, skill-3, ulti seorang sopir. Noise itu memakai sistem pembuangan untuk menjebak mereka dan kelihatannya Noise dikendalikan seseorang. Mereka duel di pabrik kimia dan Ryoko ternyata boleh juga urusan menahan Noise dengan kemampuannya menciptakan tabir. Seperti biasa, Hibiki menghajar Noise dengan tangan kosong. Durandal aktif, dan jatuh ke tangan Hibiki yang kembali masuk mode berserk. Artinya, Hibiki memakai Durandal sebagai Armed-Gear-nya. Operasi ditunda sementara dan langsung to be continyet.... (RAWRR!!)
Download dari : Cyber12 versi pahe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar