Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

27 Januari 2012

Indonesian Zombie Survival Guide

Barangkali banyak diantara kita yang percaya kalau zombi itu hanya ada di film-film Hollywood, tapi siapa juga yang tahu kalau ilmuwan pro-Yahudi/Freemason/pendukung NWO atau ilmuwan gila entah darimana sedang membuat virus atau apalah yang berhasil membuat manusia biasa menjadi zombi dalam beberapa waktu. Siapa tahu kejadian, aku buatkan panduan untuk bertahan dari zombi khusus bagi kita, orang Indonesia, karena peraturan di negara kita agak unik.

Seragamkan Pemahaman terhadap Zombi
Zombi didefinisikan sebagai makhluk hidup yang tidak hidup. Bingung?? Oke, kujelaskan lebih rinci. Pertama-tama, definisikan dulu makhluk hidup itu apa. Makhluk hidup didefinisikan sebagai sistem yang hidup secara biologis. Disini, suatu sistem untuk bisa dikatakan hidup harus memenuhi SEMUA kriteria di bawah ini
  • Respon terhadap rangsangan
  • Reproduksi
  • Memerlukan nutrisi/energi untuk beraktifitas
  • Sanggup mempertahankan kestabilan sistem dalam tubuh
  • Tumbuh dan berkembang
  • Sanggup memperbaiki kerusakan internal dalam tubuh
Apapun yang tidak memenuhi minimal satu kriteria ini, dapat dikatakan tidak hidup. Zombi yang tidak bisa reproduksi dan tidak sanggup memperbaiki kerusakan jaringan dalam tubuh sudah berhasil dikategorikan sebagai bukan makhluk hidup. Bangkit dari kubur seperti dalam salah satu nubuat kiamat?? Bisa jadi, tapi tidak sepenuhya benar. Zombi hanya bisa ada dari mayat yang baru mati beberapa menit yang lalu. 

Definisi kamus English-English yang diterjemahkan ulang ke Bahasa : 
  1. Mayat hidup yang makan dari daging manusia
  2. Mantra Voodoo yang membangkitkan mayat
  3. Dewa ular Voodoo
  4. Orang yang bertindak dalam kekosongan pikiran
Cara memberangus zombi : rusak otaknya atau cabut kepalanya dari tambatannya sampai tuntas. Kerusakan di badan zombi tidak ada artinya karena zombi bisa disebut 'mayat hidup'. Ingat kalau organ dalam zombi hampir tidak ada yang berfungsi kecuali koordinasi motorik yang parah.

Langkah Pertama yang Perlu Dilakukan
  • Pastikan rumah memiliki sekurangnya suplai makanan untuk satu-dua minggu. Lebih dari itu dan pastikan tanggal kadaluwarsa biar bisa dikonsumsi sebelum tanggal sial itu. Usahakan makanan itu dalam bentuk kering
  • Selalu ikuti jejak kabar tentang wabah penyakit apapun dimanapun. Berita di TV terkadang cukup baik, tapi alangkah baiknya kalau punya akses internet. Salah-salah ilmuwan yang tadi kusebut itu terbang ke negara antah-berantah lalu menyebarkan wabahnya disana. Walaupun itu hanya penyakit remeh sebangsa flu, siapa tahu terjadi campuran genetik yang membuat dua virus berbeda spesialisasi bersatu dan babai, selamat menemui wabah global aka pandemi.
  • Jaga kebugaran dan fokus pada latihan pembentukan stamina untuk memastikan kita bisa jaga jarak dari zombi sebelum bisa istirahat.
  • Persenjatai diri seperlunya dan sesuaikan dengan peraturan lokal. Ini akan kujelaskan lebih rinci, tenang saja.
  • Perkuat struktur rumah dan miliki sejenis markas rahasia. Keduanya akan lebih dari cukup. Syarat untuk keduanya akan didetilkan.
  • Miliki pola pikir "Selalu pakai kepalamu" dan "Kekejaman terkadang diperlukan"
Langkah Kedua kalau sampai (amit-amit) ada wabah zombi
    • Analisa letak dan intensitas zombi. Ini selalu menolong untuk menentukan manuver berikutnya.
      • Masih jauh (luar negeri/luar pulau) dan hanya segelintir zombi : kumpulkan keluarga dan bentuk kelompok maksimal 10 orang untuk memudahkan koordinasi. 3-5 orang adalah opsi terbaik.
      • Cukup dekat (kota sebelah/pulau sebelah) dan hanya segelintir zombi : mulailah menumpuk cadangan makanan segera setelah ada korban pertama di wilayah itu dan memperkuat struktur internal rumah.
      • Sudah jarak point-blank (sudah masuk kabupaten sendiri) dan hanya segelintir : Segera mundur ke rumah dan isi penuh-penuh cadangan air. Siapa yang tahu kapan PAM dan PLN kompak putus layanan ke pelanggan
      • Belum masuk pulau, tapi sudah wabah besar zombi : siap-siap saja kabur dengan kakimu.
      • Wabah besar di pulau sendiri : Sekarang saatnya kabur ke markas rahasia
    • Persiapan di rumah 
    • Persiapan untuk kabur, pilihlah peralatan yang memadai. Dijabarkan dalam segmen di bawah
    • Dalam perjalanan kabur. Ikuti doktrin :
      • Tetap fokus dalam mencapai tempat tujuan yang sudah ditetapkan
      • Selalu bersama dalam tim yang ada
      • Jaga agar tim kalian tidak lebih dari 6 orang dan tidak kurang dari 3 orang
      • Hindari perhentian kecuali malam tiba atau ada kelompok lain memerlukan bantuan
    Pemilihan peralatan yang memadai
    • Senjata. Ini agak sulit di Indonesia karena pemerintah kita melarang kepemilikan senjata api perorangan, kecuali senapan angin mungkin masih tanda tanya. Tapi zombi tidak pilih-pilih negara jajahan. Saatnya menggeledah koleksi barang rumahan yang bisa dipakai. Ikuti lima kriteria ini dan selamat memilih
      1. Cukupkan untuk merusak tulang tengkorak dalam sekali pukul??
      2. Atau bisakah memenggal dalam sekali tebas??
      3. Apakah senjata ini mudah ditangani??
      4. Apakah senjata ini ringan??
      5. Apakah dia tahan lama??
    Selamat memilih dan ini ada beberapa yang bisa dipertimbangkan :
        • Pisau.
          Kecuali niat mati, buang pisau rumahan dari pilihan senjata. Pisau terlalu kecil dan memiliki daya bunuh yang terbatas. Ingat kalau zombi hanya bisa 'dibunuh' dengan merusak otaknya atau mencabut kepalanya sampai tuntas. Pisau buat sembelih juga oke, tapi pastikan alat jagal itu cukup panjang untuk memastikan ada ruang gerak untuk membasmi beberapa zombi lainnya. Kalau punya pisau komando/pisau rambo, boleh dibawa sebagai perkakas alih-alih senjata.
        • Kapak
          Secara umum, kapak memiliki peringkat tinggi sebagai senjata anti-zombi yang memadai. Hanya saja, kapak sulit dipakai untuk memenggal zombi seperti algojo memenggal terpidana mati dan momentum sudut yang dihasilkan kapak terlalu besar untuk ditangani orang biasa. Kesulitan ini dikarenakan target yang bergerak.
        • Tongkat kayu
          Buang saja tongkat kayu karena terlalu ringan untuk dipakai bertarung. Walaupun ringan dan mungkin ampuh, tapi sulit diandalkan karena bisa saja patah dalam sekali hajar. Modifikasi dengan menambahkan paku? Buang saja, tidak ada gunanya
        • Tongkat bisbol
          Layak dipakai, tapi pastikan cukup kuat (aluminium sudah memadai) untuk menghancurkan kepala dalam sekali hajar tanpa menimbulkan masalah baru. Tapi hati-hati dalam beberapa kali pemakaian, biasanya tongkat aluminium berongga cenderung bengkok
        • Palu
          Tergantung ukurannya, dia bisa menjadi senjata ampuh atau justru bikin petaka. Pastikan panjangnya minimal 50 cm dan beratnya memadai
        • Belati atau semacamnya (english : cleaver, hatchet)
          Sebagai senjata pemenggal, keluarga pedang cukup baik untuk membasmi mereka dalam sekali hajar. Pastikan saja sudah terbiasa memenggal target bergerak. 
        • Pedang
          Pastikan masih dalam batas peraturan senjata di Indonesia. Kalau dapat pedang samurai, berarti itu sama dengan jackpot karena pedang samurai/katana adalah juara dua untuk menghajar zombi sampai beres dalam sekali sabet.
        • Sekop
          Dengan sedikit modifikasi, sekop akan menjadi senjata pembasmi zombi terbaik. Tapi dalam situasi wabah zombi di pulau sendiri, memodifikasi sekop biasa dengan mengganti gagangnya dan menajamkan ujungnya bisa jadi terlalu lama. Gunakan sekop jika punya cukup waktu untuk duduk, melakukan sedikit utak-atik, dan mencari bahannya.
        • Linggis
          Tak perlu diragukan lagi, linggis adalah juara dunia senjata rumahan untuk lawan zombi. Tidak terlalu ringan, tapi memberikan pukulan mematikan di kepala atau cukup panjang untuk menjebol otaknya dari depan. Apalagi yang mahal (bahannya titanium). Linggis juga memiliki fungsi lainnya, misalnya memindahkan penghalang yang berat.
        • Klewang/blakas
          Senjata yang hanya bisa ditandingi linggis dalam efektivitas memberantas zombi. Ringan dan memiliki bilah yang cukup panjang, maknyus efeknya terhadap zombi. Pakai bersama linggis dan selamat tinggal masalah zombi (untuk sementara).
      1. Armor
        Tidak perlu armor kecuali mungkin pelindung tangan dari titanium yang harganya mungkin sepadan sama motor. Lupakan saja, yang penting pakaian pas badan, rambut pendek/dikuncir ekor kuda, dan tidak ada aksesori yang menimbulkan bunyi apapun.
      2. Peralatan bertahan hidup
        Kalau hobi kemah atau bekas kelompok pecinta alam/pramuka semasa sekolah, bisa lompati bagian ini. Bagi orang awam, syarat peralatan bertahan hidup dalam situasi zombi adalah :
        • Tahan lama
        • Multi fungsi
        • Ringan
      Peralatan ini biasa disebut "Survival Kit" yang isinya adalah kelengkapan esensial untuk bertahan hidup, antara lain : air, makanan, cahaya, kehangatan, rasa aman, P3K, tempat berlindung, sanitasi, peralatan multi-guna, dan penanda keberadaan.
      • Air
        1. Penampung air, biasanya dua-empat botol air 1,5 liter sudah cukup untuk air minum dua hari atau kondom kontrasepsi yang tidak dilumasi sebagai penampung air yang bisa dikecilkan.
        2. Penjernih air, biasanya kaporit/pemutih (seperti bayclin) dengan dosis satu tetes per 4 liter air.
        3. Makanan
          1. Tali penjerat untuk menjebak mangsa. Biasanya sangat ampuh untuk mendapatkan protein, tapi pastikan hewan yang kita jebak aman dan sesuai dengan pantangan agama sama medis.
          2. Panduan tumbuhan liar. Selalu berguna dalam mengenali tumbuhan yang aman dimakan dan layak dijadikan obat.
          3. "mess kit" yang biasanya dipakai oleh petualang/tentara untuk mengolah dan mengkonsumsi makanannya. Pakailah untuk memasak hanya di siang hari karena zombi dicurigai bisa melihat cahaya dari jarak beberapa kilometer. Kalau tidak punya, siap-siap masak dengan memanggang daging atau menjadi vegetarian.
          4. Api untuk mengolah makanan.
          5. Cahaya
            1. Senter kecil dengan lampu LED demi penghematan baterai. Pakai sesekali kalau posisi ada di atas pohon karena zombi tidak bisa memanjat.
          6. Kehangatan
            1. Api, biasakan membuat api dari beberapa sumber. Misalnya korek api kayu atau korek gas. Kalau bisa membuat api dengan menggesek dua kayu atau dengan cara lainnya akan sangat menolong. Hitung-hitung memancing zombi sekaligus membakarnya, caranya tinggal menaruh api unggun di tanah tandus yang agak jauh dari pohon tempat bivak.
            2. Kantong tidur/bed cover. Bed cover yang dipasangi resleting  bisa menjadi kantong tidur darurat. Siapkan mekanisme fail-safe seperti tali untuk mengikat kantong tidur darurat itu kalau-kalau kebiasaan tidurnya buruk (tidurnya kemana-mana).
            3. Rasa aman
              1. Senjata yang selalu siap di tangan/dalam jangkauan. Tak perlu penjelasan
              2. Posisi tempur yang aman. Di atas pohon sudah cukup baik karena zombi tidak bisa memanjat pohon kecuali mereka membentuk semacam tanjakan dengan saling menginjak satu-sama-lain.
              3. Api, sama saja dengan kehangatan.
              4. P3K (atau sekarang didefinisikan sebagai pertolongan pertama, full stop)
                1. Perban satu set, lengkap dengan plester luka.
                2. Antibiotik dan antiseptik. Jaga-jaga saja
                3. Multivitamin, bawa yang satu untuk semua untuk mengurangi logistical nightmare.
                4. Alat bedah, kanibalin pisau swiss bukan ide bagus kecuali bisa disterilkan dalam sekejap dan presisinya berantakan. Gunakan pisau X-Acto lebih dari cukup karena bilah pisaunya bisa cepat diganti dan gampang disterilkan, tinggal rendam dalam alkohol lalu panaskan di bara api lalu rendam lagi dalam alkohol.
                5. Tempat berlindung
                  1. Kanibalkan saja pisau swiss dan linggis sebagai alat untuk membuat tempat berlindung sementara.
                  2. Pohon yang memiliki tambatan tali yang kuat dan cukup tinggi untuk menghindari kemungkinan zombi memegang kantong tidur berisi korban mereka jatuh ke dalam jangkauannya.
                  3. Sanitasi
                    1. Jangan berharap punya banyak waktu untuk bersih diri (mandi, sikat gigi, dll) karena belum tentu bisa lewat daerah aliran sungai atau sumber air dan ingat bahwa zombi tidak kenal waktu dalam menyerang.
                    2. Siapkan sabun batangan dan alat mandi lainnya yang berukuran kecil. Satu alasan adalah karena minimnya peluang menghindari zombi dalam situasi bergerak.
                    3. Alkohol 70% untuk membersihkan pisau.
                    4. Handuk. Bakal multi-fungsi, bawa dua.
                    5. Peralatan multi-guna
                      1. Pisau Swiss. Pasti berguna dalam situasi survival.
                      2. Alat tulis (kertas tahan air, pensil/bolpoin)
                      3. Penanda keberadaan (pemberi sinyal)
                        1. HP. Selalu matikan kecuali ada bantuan dalam jarak dekat
                        2. Cermin. Biasanya menolong.
                        3. Penunjuk laser. Hati-hati sama efeknya yang membutakan sekilas
                        4. Barang lainnya
                          • Hiburan non-elektronik
                          • Surat-surat berharga. Beberapa bisa dibawa dalam bentuk aslinya (KTP, SIM, Paspor) dan ada yang bisa dibawa dalam bentuk salinan elektronik (scan) yang disimpan dalam satu flash disk.
                        5. Kendaraan
                          • Sepeda gayung adalah pilihan terbaik. Pastikan semua kelengkapan pengamanan di tangan (helm, pelindung lutut, pelindung siku, sarung tangan).
                          • Sepeda motor mungkin bukan ide yang baik. Suplai bahan bakarnya jebol
                          • Mobil dan truk bisa langsung dibuang. Bensinnya terlalu sedikit
                          • Perahu mungkin berguna. Kecuali berniat lempar jangkar dan ada zombi menangkap talinya, selamat tinggal.
                        Tempat Tujuan
                        Minimal di pulau lainnya. Indonesia memiliki 17.000 pulau lebih dan kira-kira 4000 diantaranya bisa dipakai. Kalau terpaksa mendapat bangunan alias gagal meninggalkan pulau kelahiran, pilih markas tentara (siapa tahu disuruh ikut menguasai balik), tambang minyak lepas pantai, atau penjara. Ketiganya adalah tempat terbaik karena mudah dipertahankan, tidak banyak masuk hitungan geng perompak, dan bisa menyimpan banyak suplai.
                        Hindari mall, rumah sakit, bank, toko grosir, dan kantor polisi. Terlalu banyak alasan untuk menghindari tempat-tempat seperti itu.
                        Andaikan sukses mendapatkan pulau, tetaplah low-profile dengan tidak membuat pulau itu terlihat berpenghuni. Karena kebanyakan orang menghindari pulau tak berpenghuni (kecuali yang terlatih), orang-orang akan menghindari pulau itu.

                        10 doktrin dasar :
                        1. Susun rencana sebelum mereka muncul
                        2. Mereka tidak kenal takut, mengapa kita harus?
                        3. Pakai kepalamu, lenyapkan kepala mereka
                        4. Senjata tajam tidak perlu diisi ulang
                        5. Proteksi ideal = pakaian pas badan + rambut pendek
                        6. Naikilah tangga lalu hancurkan
                        7. Keluar dari kendaraan bermesin, tunggangilah sepeda
                        8. Tetap bergerak, tetap tidak terlihat, tetap diam, tetap waspada!
                        9. Tidak ada tempat yang 100% aman, hanya lebih aman
                        10. Zombi mungkin tidak ada, tapi ancamannya tetap jalan

                        Ingatlah kalau ini hanya panduan mendasar. Ikuti referensi di bawah ini dan panduan di buku itu jauh lebih lengkap. Kembali sesuaikan dengan peraturan di negara kita tercinta.
                        Download Center, Free of Charge. All PDF
                        1. Download gratis dari http://www.4shared.com/office/baWGTPjJ/Max_Brooks_-_The_Zombie_Surviv.html untuk referensi seputar zombi (ini dari akun kru-ku di 4Shared)
                        2. Pemodelan matematikanya bisa didapat dari www.mathstat.uottawa.ca/~rsmith/Zombies.pdf
                        3. Kalau lebih suka cerita daripada panduan, datang ke postapocal-book.clan.su/World_War_Z.pdf
                        4. Bahkan AS pun sampai menganggap ini serius dan satu divisi sampai dikerahkan untuk membuat komik seputar ini, download dari http://www.cdc.gov/phpr/documents/11_225700_A_Zombie_Final.pdf
                        Sumber : 
                               Brooks, Max. Zombie Survival Guide : Complete Protection from the Living Dead. New York: Three Rivers Press. 2003
                               

                        1 komentar:

                         
                        Tweets by @RealCruiser