Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

04 Februari 2012

Tatanama NATO terhadap alutsista Rusia

NATO (North Atlantic Treaty Organization) alias pakta pertahanan blok barat dengan Amerika Serikat sebagai ketuanya kerap dipusingkan dengan banyaknya alutsista buatan blok timur, khususnya Rusia. Untuk menghindari kebingungan, NATO memberikan nama-nama unik dan teratur untuk setiap alutsista Rusia/Soviet yang berhasil mereka endus.
Struktur penamaan (nomenklatur)

  • Jumlah suku kata menentukan jenis pendorongnya.
    • Satu suku kata berarti mesin berbasis baling-baling (termasuk turboprop yang aslinya mesin jet dengan bantuan baling-baling).
    • Dua suku kata berarti mesin jet.
  • Adanya prefiks menentukan sifatnya
    • Ada dua huruf sebagai prefiks berarti bersifat standoff alias tembak dan lupakan yang berbasis di darat.
      • AA berarti Air-to-air missile (rudal udara-ke-udara). Contohnya AA-2 Atoll (foto kopian Sidewinder) dan AA-12 Adder (saingannya AIM-120, dijuluki Amraamski)
      • AS berarti Air-to-surface (rudal udara-ke-permukaan). Contohnya AS-17 Krypton
      • AT berarti Anti-tank missile (rudal anti-tank). Paling terkenal adalah AT-4 Spigot (yang main Call Of Duty: Modern Warfare series pasti tahu)
      • SA berarti Surface-to-air missile (rudal anti-pesawat). Contohnya kebanyakan tidak terkenal (bisa dilupakan)
      • SS berarti Surface-to-Surface (rudal anti-permukaan). Contoh utamanya adalah SS-1 Scud (biasanya di media hanya disebut "Scud") atau SS-18 Satan (ICBM andalan Rusia sebelum digantikan "Topol")
    • Huruf ketiga (N) ditambah jika misilnya berbasis kapal (naval)
    • Tidak ada prefiks berarti bersifat manned alias perlu awak untuk mengendalikannya.
  • Huruf awal menentukan jenis alutsistanya.
    • Misil (Missile/Standoff weapon)
      • A berarti Air-to-air missile
      • K berarti Air-to-surface missile (dari penomoran Rusia Kh-)
      • G berarti Ground-to-air missile (aslinya Surface-to-Air missile atau SAM)
      • S berarti Surface-to-surface missile (termasuk ICBM dan Anti-tank missile)
    • Kendaraan udara (manned aircraft)
      • B untuk Bomber. Misalnya Tu-95 Bear (mesinnya turboprop) dan Tu-160 Blackjack (mesin jet)
      • F untuk Fighter dan Ground-attack (ukuran mereka kira-kira sama). Contohnya Su-27 Flanker (Air superiority fighter, kita juga punya) dan Su-25 Frogfoot (ground-attack)
      • H untuk helikopter. Heli Rusia memiliki tatanama unik, dia hampir semuanya satu suku kata karena helikopter 100% ditenagai dari baling-baling utamanya, berbeda dengan pesawat sayap tetap yang bisa dijasilkan dari dorongan udara ke arah belakang pesawat. Contohnya adalah Mi-17 Hip dan Mi-24 Hind
      • C untuk pesawat kargo, transport dan komersil setara. Mereka dianggap setara karena tidak bisa melakukan serangan mematikan. Contohnya adalah An-124 Condor dan An-225 Cossack
      • M untuk pesawat lainnya. Sebut saja pesawat latih, patroli, dan tanker. Misalnya Yak-130 Mitten (pesawat latih jet, saingannya T/A-50 Korea) dan Il-78 Midas (tanker, saingannya KC-135)
  • Derivatif menjadi suffix nama pemberiannya (Bear, Satan, Midas, etc)
    • Huruf kapital untuk varian utama (I dan O haram dipakai), misalnya Flanker-A, Bear-C
    • Mod untuk perubahan kecil, misalnya Mod I, Mod III, etc
    • Subtipe dari derivatif ini memiliki dua metode penamaan
      • Memakai "variant ", misalnya Flanker-E variant 1
      • Langsung menempelkan angka dibelakang varian utama, Flanker-E1
Semua alutsista yang diberikan nama sesuai tatanama ini hanya berlaku untuk pesawat dan misil.
  • Untuk alutsista lainnya, tatanamanya tersendiri

    Sumber : 

    1 komentar:

     
    Tweets by @RealCruiser