Malam ini aku jack-ass
buat promnite bareng anak-anak seangkatan. Menurut undangan, acara
mulai jam 6 pm di Planet Hollywood wilayah NGR (tepatnya sektor BZ30). Aku
sampai bela-belain cukur habis jenggot-kumis yang belum tumbuh
seberapa dan memakai kemeja di atas kaos dan jins atau celana kain,
persetan, dengan warna yang hampir sama : brown-yellow (perang gurun
mode on).
Yah, aku berangkat ke
sana jam 5.42 menurut jamku. Trip kali ini tidak mengharuskanku
menjadi rudal berawak. Bisa lah aku main di 1.1-1.6 (biasanya di rute
macam itu 1.5-2.1) biar tiba di sana kira-kira 6.02 aslinya. Di
Indonesia, ngaret 2 menit sih persetan. Ternyata aku bebas target
operasi dan aku tiba di sana jam 5.53 waktu asli (6.03 menurut
badanku). Setelah menjalani pemeriksaan keamanan kilat, aku segera
menuju teras ruang pesta. Aku memeriksa belum ada makhluk familiar
buatku. Ternyata, ketika aku mau masuk, Bayu 'Obama' narik aku ke
dalam dan aku register tamu. Prosedurnya melibatkan memasukkan
undangan, tulis nama di buku tamu lalu distempel di lengan kanan. Aku
nongkrong di private room sama Obama sampe ada beberapa orang lagi
berdatangan. Gengnya Frau Kurz, si Beton, Van-I si tiga meter sama
Kris, dan lain lain. Kebanyakan kostumnya hampir seragam. Yang
cowok pakai kemeja di atas kaos dan jins, yang cewek pake gaun mini
di atas lutut.
Aku minum sampe separo
teler sama Beton di satu meja. Lalu Assassin datang dengan gaya Heil
Hitler bersama Van-I dan segera mengambil posisi di depanku. Lalu si
Damar dan Anggi 'Loli' datang dan menyatroni kami bertiga.
“Oi, Si Moe datang?”
aku interogasi mereka
“Moe?” Damar penasaran
“Masa lupa? Dia tuh.” kusemprot mereka
“Nggak dia datang kayaknya,”
“Bah!”
“Kecewa ente, gan!” Assassin ngetroll
“Moe?” Damar penasaran
“Masa lupa? Dia tuh.” kusemprot mereka
“Nggak dia datang kayaknya,”
“Bah!”
“Kecewa ente, gan!” Assassin ngetroll
7 pm, pas aku lagi buka
web Danbooru buat nggledah koleksi 'panas' Rio Rollins “asli”
(ada dua versi, satu yang asli di anime, yang lain anak sekelas), si
MC nyelonong dan jack-ass. Aku sih persetan sama apa maksud si MC
dari radio Cassanova.
“Kowe kan udah positif
ke Bekasi?” Dharma memulai pembicaraan bisnis
“Sangat. Lalu?”
“Ntar kita atur kapan berangkat dan pastikan qhe dapat satu asrama sama si tiga meter.”
“Jangan aja suruh dia tusbol aku.” aku mencemaskan kalo si Van-I diajari nusuk-bol sama Ryuu
“Manamu dia bisa nusbol!” Beton ngelawak
“Tergantung apa dia bisa diterima di Bandung.” kusensor apa maksudnya
“Sangat. Lalu?”
“Ntar kita atur kapan berangkat dan pastikan qhe dapat satu asrama sama si tiga meter.”
“Jangan aja suruh dia tusbol aku.” aku mencemaskan kalo si Van-I diajari nusuk-bol sama Ryuu
“Manamu dia bisa nusbol!” Beton ngelawak
“Tergantung apa dia bisa diterima di Bandung.” kusensor apa maksudnya
Pas Assassin ngomong,
“Seandainya dancernya Shoko Fuyuumi atau Rio Rollins,” aku
langsung membalas dengan mengeluarkan pisau lipat Swiss dari
'micro-survival kit'. Beton kaget dan nanya, “Koq qhe bisa lolos
dari razia di bawah?” yang aku langsung jawab, “Aku masukkan ke
dalam sini,” sambil mengeluarkan kotak kacamataku dan jelas itu
dikira aman sama sekuriti di bawah.
Acara dibuka dengan band
dari Kenceng, RJ, Brian sama drummernya aku gak kenal sopo iku. Persetan dengan siapa, yang jelas lagunya bikin mpeng.
Saking kuatnya, aku, Assassin, sama Beton sampai menghunus HP buat
ngetik mau ngomong apa lalu diliatin ke yang lain. Aku ngelawak
dengan nyeret Mr. M yang kupingnya bahkan lebih gampang sakit dari
aku dengan ngetik, “Kalo Mr M di sini, wasalam,” dan Beton pun
ngakak. Mending kalo lagunya asli cadas, lah ini ngemodif My Heart
Will Go On dari Celline Dion. Udah lagu sampah, dirusak lagi. Repot
dah!!
Kelar ngokopin kuping,
giliran MC yang jackass melakukan drawing untuk cari tumbal game.
Yang maju ada Adi 'Kafir', RJ, sama lagi tiga makhluk yang asing
buatku. Permainannya mudah, disediakan kursi untuk empat orang lalu
lima orang tadi keliling empat kursi itu selama lagu dan ketika lagu
selesai, mereka harus mendudukinya dengan cepat dan yang lambat
dieliminasi. Ketika main putaran baru dengan pemain yang berkurang
satu, kursi pun ikutan berkurang sampai sisa satu kursi direbut dua
orang. Sisanya si Kafir itu dan dia kena jack-ass buat naik panggung
lalu B.U.K.A B.A.J.U, dibilang sama MC sih panas tapi AC-nya cukup
untuk membuatku hipotermia. Dibilang kalo anak Foursma nggak cuma
pintar akademis, tapi ada juga yang udah kehilangan urat malu dan itu
ditunjukkan sama si Adi Kafir.
Abis MC nge-jackass,
Monic yang mendinginkan suasana. Seenggaknya sih ini masih manusiawi
lagunya. Emang sih, suaranya Monic itu sakti mandraguna macam Gita
Gutawa. Persetan sama lagu, yang penting tenang setelah tadi dirusak
sama kenceng cs. Si Wahyu 'Jew' lewat depan meja dan ngomong kalo
kita berhemat di sesi hiburan dengan sexy dancer berharga 1,5 juta
bisa pegang sepuasnya. Nah, pas dia ngomong 1,5 juta sepuasnya itu
aku mulai curiga. Koq bisa mereka bisnis erotis gitu dengan ongkos 1
juta-an. Persetan aja dulu, ntar kita liat apa yang benernya terjadi
7.45 pm, waktunya makan
dan ada ketentuannya : cewek duluan dan stempelnya harus utuh. Beton
tampaknya mulai gelempengan. Dia bilang kondisinya mulai gak enak
gara-gara musik dan dia gak selera kalo ada yang nyetel musik dugem.
Cocok sih, aku juga kehilangan selera. Tapi perut udah gak mau diajak
kompromi lagi ya persetan dengan lagu.
Berdasarkan kalkulasinya
Assassin, lebih banyak yang ada tiket daripada yang muncul. Berarti
akan ada banyak selisih makanan. Dia bilang bisa makan porsi kuli dan
pas kita ngantre prasmanan, aku bisa tepat di belakangnya biar
awalnya ada lagi setengah lusin orang di depanku. Tapi aku gak
ngambil soto ayam sementara yang antre di depanku mau soto dan aku
langsung ke main course. “No soto, gan,” si Assassinjackass. Dia
beneran ngambil porsi kuli. Ajigile! Kowe abis ngapain, cuk?
Aku yang benernya
jack-ass karena ngeremehin pedas makanan ibukota. Maklum, orang
dari timur biasa makan super-pedas. Ternyata plecing kangkungnya lebih
biadab daripada dugaanku. Separo gelas air langsung tandas sekali
teguk. Setelah itu sih agak santai makannya. Kelar makan, aku ngambil
yang dingin-dingin dulu (alias mocktail) buat mengamankan perutku
dari yang namanya gejolak panas-dingin. Ternyata Beton mau juga makan
dan dia benar-benar makan ala kuli.
Acara makan-makan
selesai, Assassin siap-siap cabut sama aku dan kami ngacrok dulu di
luar untuk memastikan ada yang niat kabur juga.
“Lagi hujan, nih?”
aku kaget setengah mati
“Kayaknya sih baru kelar,” dia di belakangku
“Segar banget udaranya,”
“Aku cemas sama helmku. Qhe gak cemas?”
“Ngapain? Tuh motorku. Kenapa dengan helm kau? Takut jadi ember?”
“ya iyalah!”
“Kayaknya sih baru kelar,” dia di belakangku
“Segar banget udaranya,”
“Aku cemas sama helmku. Qhe gak cemas?”
“Ngapain? Tuh motorku. Kenapa dengan helm kau? Takut jadi ember?”
“ya iyalah!”
Tiba-tiba, si X-44 ngibrit
ke bawah bilang sesuatu soal sexy dancer. Aku gak denger apa-apa.
Aku, Assassin sama Beton segera balik ke ruangan pesta dan this is the
shit hits the fan. Tiga sexy dancer, tiga-tiganya hombreng. Nikmatilah
karmamu mendapatkan dancer hombreng. Acara ngeliatin striptis berubah
jadi bencana dengan maho. Holy Shit! Gak cuma goyang,
hombreng-hombreng itu bahkan mencari korban sampai ke pinggir
ruangan. Aku bereaksi dengan mencabut Hatsuharu dan memposisikannya
seperti Glock 18. Dharma, aku, Angga WR, sama beberapa yang lainnya
ikut ngacir ke luar. Aku mengawasi ke arah ruangan dengan 'Glock'
tetap teracung ke arah ruangan. Setelah hombreng itu hilang dari
pandangan, aku bilang, “Clear!” dan mereka kembali ke pinggir
ruangan.
Kelar 1 ronde dengan
tiga hombreng, muncul ronde kedua dengan satu hombreng yang lebih
ganas. Aku bahkan melihat ada dua orang yang diseret ke sana. Si
korban kayak diperkosa sama dancernya atau persisnya ditusuk-bol oleh
si dancer karena dancernya mahombreng. Ketika si maho ini mau
mengincar korbannya, aku teriak, “Fall Back! Fall Back!!” sembari
mengacungkan 'Glock'-ku dan siap menembaknya. In case of emergency,
screw my bag and find a Swiss Army Knife. Aku menurunkan senjataku
dan memastikan itu hombreng. Soalnya tadi ada keributan, makanya aku
asumsikan dulu bener. Pas si Obama yang ditusbol, aku
memberanikan diri merangsek dan aku memastikan itu beneran maho. Satu
alasan karena aku gak tau itu bener maho apa asli tanpa kacamataku
(kotaknya yang tadi itu palsu). Alasan lain karena Assassin bingung
“Gimana, An?” dia bertanya
“Confirmed maho. Flat dan tulang wajahnya khas cowok.”
“******! Apa itu? Bencong nari gitu.” Andy misuh di luar
“Oh tidak! Aku dicium hombreng! *******!!” Van-I depressed
“Fall back!! Incoming!!” aku meneriakkan perintah untuk kabur
“Confirmed maho. Flat dan tulang wajahnya khas cowok.”
“******! Apa itu? Bencong nari gitu.” Andy misuh di luar
“Oh tidak! Aku dicium hombreng! *******!!” Van-I depressed
“Fall back!! Incoming!!” aku meneriakkan perintah untuk kabur
Setelah aman di luar,
aku udah merasa aneh di perutku dan cepat-cepat atur nafas. Untungnya
itu yang terakhir. Setelah memastikan para hombreng minggat, aku sama
Assassin merencanakan buat ngacir secepatnya. Di luar
“Gila tuh hombreng!
Salah-salah satu dari kita di tusbol sama dia,”
“Cek-cek, tahun depan ada yang jackass kek gitu, bisa ada yang ditusbol habis sama dancernya,” dia membetulkan tali sepatunya
“Jangan sampe! Kemane kau?”
“Gramed. Tutup jam 11 tuh, aku mau beli komik.”
“Sudah 2130. Aku cabs dulu!” aku segera turun dan berpisah dari Assassin
“Cek-cek, tahun depan ada yang jackass kek gitu, bisa ada yang ditusbol habis sama dancernya,” dia membetulkan tali sepatunya
“Jangan sampe! Kemane kau?”
“Gramed. Tutup jam 11 tuh, aku mau beli komik.”
“Sudah 2130. Aku cabs dulu!” aku segera turun dan berpisah dari Assassin
Setelah aku di samping
JABO, aku segera memakai flakjacket dan melesat dengan kecepatan
super di jalan licin. Lalu aku berbalik haluan dan segera melesat ke
arah ADTAC dan misi selesai.
Beton nulis di
facebook kalo PROM = Pesta Rusuh Orang Maho dan dia nulis di statusku
dan statusnya Assassin. Lalu si Tachibana (Unta) dan Sqn Ldr Rorikon
(Assassin) ikut ngerusuh statusku. Sqn Ldr Rorikon cuma komen itu
langsung ngacir. Tapi Tachibana Division VS Seiso Gakuen AF (aku)
lama bertempur komen.
[Andaikan sexy dancernya
shoko fuyumi]
[Rela ane di sana, lalu ke toilet dan you know lah]
[Andika, bener tuh..coba sexy dancernya fuyuumi, bukan fuyuumi anime tapi.. fuyuumi asli yang kita kenal (tau maksudku kan)]
[Woiwoiwoi!! Dia sexy dance, ane felatio AK-47]
[hahahaha, kalo tiba” main clarinet aka kita udah susah mempercayai..hahha apalagi dia jadi sexy dancer, pantes aja aku ngerasa feel jelek soal prom makanya aku nggak ikut, ternyata sexy dancernya maho ya?lagi nggak bawa bata buat nimpukin kamu waktu itu?]
[Wuoh, cemacem tuh hombreng, dia bakal felatio BordKanone 75]
[berdoa aja mudahan itu saat terakhir kamu ketemu maho..pas itu sempat ketemu aku sama maho tapi jeleknya aku lagi minum cendol,kalo ku timpukkin keenakan dia ruginya aku, coba ku bawa bata, nggak mikir langsung kutimpuk dia]
[Aku berharap sexy dancernya Rio Rollins atau siapalah, selama jangan hombreng]
[rio mah sulit, yang setara sama rio kan ada juga alumnus foursma ak satu tahun diatas kita (yang kubilang mai kujaku dulu) ada kan dia potensi jadi sexy dancer]
[Oh shit! Kau benar! Si dia ada potensi buat jadi sexy dancer atau pornstar]
[hahah,, kalo gitu rekrut aja an, kali-kali dia tertarik]
[Manamu dia mau!!]
[Rela ane di sana, lalu ke toilet dan you know lah]
[Andika, bener tuh..coba sexy dancernya fuyuumi, bukan fuyuumi anime tapi.. fuyuumi asli yang kita kenal (tau maksudku kan)]
[Woiwoiwoi!! Dia sexy dance, ane felatio AK-47]
[hahahaha, kalo tiba” main clarinet aka kita udah susah mempercayai..hahha apalagi dia jadi sexy dancer, pantes aja aku ngerasa feel jelek soal prom makanya aku nggak ikut, ternyata sexy dancernya maho ya?lagi nggak bawa bata buat nimpukin kamu waktu itu?]
[Wuoh, cemacem tuh hombreng, dia bakal felatio BordKanone 75]
[berdoa aja mudahan itu saat terakhir kamu ketemu maho..pas itu sempat ketemu aku sama maho tapi jeleknya aku lagi minum cendol,kalo ku timpukkin keenakan dia ruginya aku, coba ku bawa bata, nggak mikir langsung kutimpuk dia]
[Aku berharap sexy dancernya Rio Rollins atau siapalah, selama jangan hombreng]
[rio mah sulit, yang setara sama rio kan ada juga alumnus foursma ak satu tahun diatas kita (yang kubilang mai kujaku dulu) ada kan dia potensi jadi sexy dancer]
[Oh shit! Kau benar! Si dia ada potensi buat jadi sexy dancer atau pornstar]
[hahah,, kalo gitu rekrut aja an, kali-kali dia tertarik]
[Manamu dia mau!!]



















