Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

06 April 2012

Senki Zesshou Symphogear 13 Review

Episode 13, download dari www.mediafire.com. Ukurannya 74,3 MB. Sudah dua minggu anime paket hemat di sana ukurannya diatas 70 MB karena kebijakan dari pihak Cyber12 untuk membuat paket hematnya jadi 576p alih-alih normalnya 480p. Ada delay di pihak subber sampai 3 hari dari normal.

Episode 13 dimulai dengan pengulangan adegan terakhir episode 12 (waktu mereka bertiga henshin dan jadi Senki ulti) dan bulan yang sudah dipecah sama Fine. Beda ulti mereka dengan yang biasa adalah yang ulti didominasi putih dengan warna sesuai theme color mereka (Hibiki oranye, Tsubasa biru, Chris ungu) dan mereka memiliki 'sayap' dari semacam force field. Ulti mereka terbentuk dari nyanyian yang sebelumnya muncul (himne Lydian).

Noise ini merupakan panggilan (atau ciptaan) dari alat yang mirip busur komposit atau tongkat runcing dimana Noise sendiri adalah senjata independen yang dibuat sehingga umat manusia (saat itu sudah kehilangan rasa saling pengertian satu sama lain) bisa saling bunuh. Noise diciptakan pada jaman purba.

Fine memanggil satu satuan setingkat army group (sekitar 3 juta personil keatas) yang memenuhi seluruh kota. Trio Senki ini segera membantai mereka dengan lagu baru "First Love Song". Dalam versi ulti, mereka bisa menangani Noise udara dengan mudah (karena mereka punya sayap; Tsubasa di paha dan di tumitnya, Hibiki di bahunya, Chris dari pinggulnya). Berapapun mereka, Noise tetap Noise yang bisa dihabisi oleh Senki dalam sekali pukul.
Tanpa tedeng aling-aling, Fine bersatu dengan sisa-sisa Noise untuk membentuk makhluk baru. Tidak cukup sampai sana, Durandal pun dijadikan bahan fusi mereka (Fine + Noise + Durandal). Makhluk baru ini memiliki daya rusak kira-kira setara 3 megaton TNT. Dengan makhluk ini, Fine menjadi invulnerable karena kemampuan regeneratif Nehushtan dan Fine sekaligus beraksi di dalam makhluk ini.
Symphogear sendiri, sekalipun pembatasnya dilepas, tidak lebih dari 'mainan' yang dibuat dari pecahan relik. Memang bukan saingan bagi relik yang sudah sempurna semacam Nehushtan atau Durandal, tapi kalau diadu bisa lain cerita. Sebelum lupa, Genjuro menyatakan makhluk ini sebagai "Devil" (lebih baik ikut daripada kepanjangan).
Hibiki mendapat tanggungjawab besar untuk memakai Durandal sementara Tsubasa dan Chris membukakan jalurnya dan mengambil Durandal. Kelemahan Devil ini adalah dia hanya bisa menangkal serangan dari entah luar atau dalam, tapi bukan keduanya. Hibiki berhasil mendapatkan Durandal setelah dicuri oleh Chris dan diarahkan dengan tembakan lasernya. Hibiki kembali (nyaris) berserk dengan Durandal di tangannya. Setelah sedikit perjuangan, Hibiki berhasil menangani Durandal dan dia memakainya untuk membelah Devil dalam sekali tebas dan nama jurusnya "Synchrogazer".

Walaupun Ryoko musuh, Hibiki tetap menolongnya. Mengingatkanku pada Front Afrika di PD2 dimana lawan pun banyak ditolong dan tidak ada kejahatan perang (perang para gentlemen yang sangat sportif). Hibiki menyarankan Fine (masih disebut sebagai Ryoko oleh Hibiki). Mengapa? Karena manusia masih bisa saling mengerti tanpa memandang bahasa.
Setelah kehilangan bahasa dasar, umat manusia disatukan dalam perang sesamanya sendiri. Fine tidak punya pilihan selain berjalan di jalan ini untuk membebaskan kutukan balal.

Fine curi kesempatan untuk menarik serpihan bulan ke arah bumi. Bayangkan saja kalau serpihan sebesar itu, kira-kira 0,7% massa bulan, menabrak Bumi dari jarak segitu. Dia mungkin mati, tapi jiwanya akan abadi di setiap orang yang mewarisi genetik Fine dari jaman Sumeria (kalau hitung-hitunganku benar, paling tidak ada 220 generasi setelah itu dan kira-kira ada sekitar 16% penduduk dunia memiliki gen-nya Fine). Syaratnya mudah, ada relik memiliki potensi untuk mengalirkan gelombang Aufwachen, Fine bisa aktif kembali. Dan dia lenyap jadi debu
Hibiki berpesan pada Fine : Kita tidak perlu kekuatan untuk menyatukan dunia. Kita bisa menjadi satu, diluar batas yang bisa diberikan oleh kata-kata. Bahkan di masa depan, kita bisa bergandengan tangan dalam satu kesatuan.
Hibiki berniat jihad untuk menghentikan pecahan bulan dari menghajar Bumi dengan Zesshou yang sama dengan Zesshou-nya Kanade (karena mereka satu Symphogear). Tapi Tsubasa dan Chris datang dan akhirnya mereka menyanyikan Zesshou ulti untuk mengeluarkan senjata pamungkas masing-masing. Senjata pamungkas mereka pada dasarnya sama dengan senjata normal mereka, tapi diperbesar berkali-kali. Toh di luar angkasa tidak ada medan gravitasi. Serpihan bulan memang hancur dan menjadi hujan meteor, tapi mereka tidak ada jejak selama tiga minggu. Setelah pencarian, Genjuro menyatakan bahwa tiga Senki ini dianggap KIA (Killed In Action). Ini dilakukan demi menghindari pertanyaan dari luar negeri dan partai oposisi (nasib negara demokratis)
Kembali ke masa-masa yang diramalkan di episode 1. Miku menangis di depan 'kuburannya' Hibiki. Namun saat Miku terkepung Noise, mendadak Noise-Noise itu musnah dan trio Senki itu muncul utuh.

Symphogear resmi tamat. Tapi ada event tanggal 6 Oktober, tandai kalender dan siapkan bandwidth bersama torrent manager. Kalau mau nonton langsung, datangi Zepp DiverCity

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Tweets by @RealCruiser