Welcome!!

Selamat datang di blog milik Andika Candra Jaya (a.k.a TheCruiser)

26 April 2012

Bencana Promnite


Malam ini aku jack-ass buat promnite bareng anak-anak seangkatan. Menurut undangan, acara mulai jam 6 pm di Planet Hollywood wilayah NGR (tepatnya sektor BZ30). Aku sampai bela-belain cukur habis jenggot-kumis yang belum tumbuh seberapa dan memakai kemeja di atas kaos dan jins atau celana kain, persetan, dengan warna yang hampir sama : brown-yellow (perang gurun mode on).
Yah, aku berangkat ke sana jam 5.42 menurut jamku. Trip kali ini tidak mengharuskanku menjadi rudal berawak. Bisa lah aku main di 1.1-1.6 (biasanya di rute macam itu 1.5-2.1) biar tiba di sana kira-kira 6.02 aslinya. Di Indonesia, ngaret 2 menit sih persetan. Ternyata aku bebas target operasi dan aku tiba di sana jam 5.53 waktu asli (6.03 menurut badanku). Setelah menjalani pemeriksaan keamanan kilat, aku segera menuju teras ruang pesta. Aku memeriksa belum ada makhluk familiar buatku. Ternyata, ketika aku mau masuk, Bayu 'Obama' narik aku ke dalam dan aku register tamu. Prosedurnya melibatkan memasukkan undangan, tulis nama di buku tamu lalu distempel di lengan kanan. Aku nongkrong di private room sama Obama sampe ada beberapa orang lagi berdatangan. Gengnya Frau Kurz, si Beton, Van-I si tiga meter sama Kris, dan lain lain. Kebanyakan kostumnya hampir seragam. Yang cowok pakai kemeja di atas kaos dan jins, yang cewek pake gaun mini di atas lutut.
Aku minum sampe separo teler sama Beton di satu meja. Lalu Assassin datang dengan gaya Heil Hitler bersama Van-I dan segera mengambil posisi di depanku. Lalu si Damar dan Anggi 'Loli' datang dan menyatroni kami bertiga.
“Oi, Si Moe datang?” aku interogasi mereka
“Moe?” Damar penasaran
“Masa lupa? Dia tuh.” kusemprot mereka
“Nggak dia datang kayaknya,”
“Bah!”
“Kecewa ente, gan!” Assassin ngetroll
7 pm, pas aku lagi buka web Danbooru buat nggledah koleksi 'panas' Rio Rollins “asli” (ada dua versi, satu yang asli di anime, yang lain anak sekelas), si MC nyelonong dan jack-ass. Aku sih persetan sama apa maksud si MC dari radio Cassanova.
“Kowe kan udah positif ke Bekasi?” Dharma memulai pembicaraan bisnis
“Sangat. Lalu?”
“Ntar kita atur kapan berangkat dan pastikan qhe dapat satu asrama sama si tiga meter.”
“Jangan aja suruh dia tusbol aku.” aku mencemaskan kalo si Van-I diajari nusuk-bol sama Ryuu
“Manamu dia bisa nusbol!” Beton ngelawak
“Tergantung apa dia bisa diterima di Bandung.” kusensor apa maksudnya
Pas Assassin ngomong, “Seandainya dancernya Shoko Fuyuumi atau Rio Rollins,” aku langsung membalas dengan mengeluarkan pisau lipat Swiss dari 'micro-survival kit'. Beton kaget dan nanya, “Koq qhe bisa lolos dari razia di bawah?” yang aku langsung jawab, “Aku masukkan ke dalam sini,” sambil mengeluarkan kotak kacamataku dan jelas itu dikira aman sama sekuriti di bawah.
Acara dibuka dengan band dari Kenceng, RJ, Brian sama drummernya aku gak kenal sopo iku. Persetan dengan siapa, yang jelas lagunya bikin mpeng. Saking kuatnya, aku, Assassin, sama Beton sampai menghunus HP buat ngetik mau ngomong apa lalu diliatin ke yang lain. Aku ngelawak dengan nyeret Mr. M yang kupingnya bahkan lebih gampang sakit dari aku dengan ngetik, “Kalo Mr M di sini, wasalam,” dan Beton pun ngakak. Mending kalo lagunya asli cadas, lah ini ngemodif My Heart Will Go On dari Celline Dion. Udah lagu sampah, dirusak lagi. Repot dah!!
Kelar ngokopin kuping, giliran MC yang jackass melakukan drawing untuk cari tumbal game. Yang maju ada Adi 'Kafir', RJ, sama lagi tiga makhluk yang asing buatku. Permainannya mudah, disediakan kursi untuk empat orang lalu lima orang tadi keliling empat kursi itu selama lagu dan ketika lagu selesai, mereka harus mendudukinya dengan cepat dan yang lambat dieliminasi. Ketika main putaran baru dengan pemain yang berkurang satu, kursi pun ikutan berkurang sampai sisa satu kursi direbut dua orang. Sisanya si Kafir itu dan dia kena jack-ass buat naik panggung lalu B.U.K.A B.A.J.U, dibilang sama MC sih panas tapi AC-nya cukup untuk membuatku hipotermia. Dibilang kalo anak Foursma nggak cuma pintar akademis, tapi ada juga yang udah kehilangan urat malu dan itu ditunjukkan sama si Adi Kafir.
Abis MC nge-jackass, Monic yang mendinginkan suasana. Seenggaknya sih ini masih manusiawi lagunya. Emang sih, suaranya Monic itu sakti mandraguna macam Gita Gutawa. Persetan sama lagu, yang penting tenang setelah tadi dirusak sama kenceng cs. Si Wahyu 'Jew' lewat depan meja dan ngomong kalo kita berhemat di sesi hiburan dengan sexy dancer berharga 1,5 juta bisa pegang sepuasnya. Nah, pas dia ngomong 1,5 juta sepuasnya itu aku mulai curiga. Koq bisa mereka bisnis erotis gitu dengan ongkos 1 juta-an. Persetan aja dulu, ntar kita liat apa yang benernya terjadi
7.45 pm, waktunya makan dan ada ketentuannya : cewek duluan dan stempelnya harus utuh. Beton tampaknya mulai gelempengan. Dia bilang kondisinya mulai gak enak gara-gara musik dan dia gak selera kalo ada yang nyetel musik dugem. Cocok sih, aku juga kehilangan selera. Tapi perut udah gak mau diajak kompromi lagi ya persetan dengan lagu.
Berdasarkan kalkulasinya Assassin, lebih banyak yang ada tiket daripada yang muncul. Berarti akan ada banyak selisih makanan. Dia bilang bisa makan porsi kuli dan pas kita ngantre prasmanan, aku bisa tepat di belakangnya biar awalnya ada lagi setengah lusin orang di depanku. Tapi aku gak ngambil soto ayam sementara yang antre di depanku mau soto dan aku langsung ke main course. “No soto, gan,” si Assassinjackass. Dia beneran ngambil porsi kuli. Ajigile! Kowe abis ngapain, cuk?
Aku yang benernya jack-ass karena ngeremehin pedas makanan ibukota. Maklum, orang dari timur biasa makan super-pedas. Ternyata plecing kangkungnya lebih biadab daripada dugaanku. Separo gelas air langsung tandas sekali teguk. Setelah itu sih agak santai makannya. Kelar makan, aku ngambil yang dingin-dingin dulu (alias mocktail) buat mengamankan perutku dari yang namanya gejolak panas-dingin. Ternyata Beton mau juga makan dan dia benar-benar makan ala kuli.
Acara makan-makan selesai, Assassin siap-siap cabut sama aku dan kami ngacrok dulu di luar untuk memastikan ada yang niat kabur juga.
“Lagi hujan, nih?” aku kaget setengah mati
“Kayaknya sih baru kelar,” dia di belakangku
“Segar banget udaranya,”
“Aku cemas sama helmku. Qhe gak cemas?”
“Ngapain? Tuh motorku. Kenapa dengan helm kau? Takut jadi ember?”
“ya iyalah!”
Tiba-tiba, si X-44 ngibrit ke bawah bilang sesuatu soal sexy dancer. Aku gak denger apa-apa. Aku, Assassin sama Beton segera balik ke ruangan pesta dan this is the shit hits the fan. Tiga sexy dancer, tiga-tiganya hombreng. Nikmatilah karmamu mendapatkan dancer hombreng. Acara ngeliatin striptis berubah jadi bencana dengan maho. Holy Shit! Gak cuma goyang, hombreng-hombreng itu bahkan mencari korban sampai ke pinggir ruangan. Aku bereaksi dengan mencabut Hatsuharu dan memposisikannya seperti Glock 18. Dharma, aku, Angga WR, sama beberapa yang lainnya ikut ngacir ke luar. Aku mengawasi ke arah ruangan dengan 'Glock' tetap teracung ke arah ruangan. Setelah hombreng itu hilang dari pandangan, aku bilang, “Clear!” dan mereka kembali ke pinggir ruangan.
Kelar 1 ronde dengan tiga hombreng, muncul ronde kedua dengan satu hombreng yang lebih ganas. Aku bahkan melihat ada dua orang yang diseret ke sana. Si korban kayak diperkosa sama dancernya atau persisnya ditusuk-bol oleh si dancer karena dancernya mahombreng. Ketika si maho ini mau mengincar korbannya, aku teriak, “Fall Back! Fall Back!!” sembari mengacungkan 'Glock'-ku dan siap menembaknya. In case of emergency, screw my bag and find a Swiss Army Knife. Aku menurunkan senjataku dan memastikan itu hombreng. Soalnya tadi ada keributan, makanya aku asumsikan dulu bener. Pas si Obama yang ditusbol, aku memberanikan diri merangsek dan aku memastikan itu beneran maho. Satu alasan karena aku gak tau itu bener maho apa asli tanpa kacamataku (kotaknya yang tadi itu palsu). Alasan lain karena Assassin bingung
“Gimana, An?” dia bertanya
“Confirmed maho. Flat dan tulang wajahnya khas cowok.”
“******! Apa itu? Bencong nari gitu.” Andy misuh di luar
“Oh tidak! Aku dicium hombreng! *******!!” Van-I depressed
“Fall back!! Incoming!!” aku meneriakkan perintah untuk kabur
Setelah aman di luar, aku udah merasa aneh di perutku dan cepat-cepat atur nafas. Untungnya itu yang terakhir. Setelah memastikan para hombreng minggat, aku sama Assassin merencanakan buat ngacir secepatnya. Di luar
“Gila tuh hombreng! Salah-salah satu dari kita di tusbol sama dia,”
“Cek-cek, tahun depan ada yang jackass kek gitu, bisa ada yang ditusbol habis sama dancernya,” dia membetulkan tali sepatunya
“Jangan sampe! Kemane kau?”
“Gramed. Tutup jam 11 tuh, aku mau beli komik.”
“Sudah 2130. Aku cabs dulu!” aku segera turun dan berpisah dari Assassin
Setelah aku di samping JABO, aku segera memakai flakjacket dan melesat dengan kecepatan super di jalan licin. Lalu aku berbalik haluan dan segera melesat ke arah ADTAC dan misi selesai.
Beton nulis di facebook kalo PROM = Pesta Rusuh Orang Maho dan dia nulis di statusku dan statusnya Assassin. Lalu si Tachibana (Unta) dan Sqn Ldr Rorikon (Assassin) ikut ngerusuh statusku. Sqn Ldr Rorikon cuma komen itu langsung ngacir. Tapi Tachibana Division VS Seiso Gakuen AF (aku) lama bertempur komen.
[Andaikan sexy dancernya shoko fuyumi]
[Rela ane di sana, lalu ke toilet dan you know lah]
[Andika, bener tuh..coba sexy dancernya fuyuumi, bukan fuyuumi anime tapi.. fuyuumi asli yang kita kenal (tau maksudku kan)]
[Woiwoiwoi!! Dia sexy dance, ane felatio AK-47]
[hahahaha, kalo tiba” main clarinet aka kita udah susah mempercayai..hahha apalagi dia jadi sexy dancer, pantes aja aku ngerasa feel jelek soal prom makanya aku nggak ikut, ternyata sexy dancernya maho ya?lagi nggak bawa bata buat nimpukin kamu waktu itu?]
[Wuoh, cemacem tuh hombreng, dia bakal felatio BordKanone 75]
[berdoa aja mudahan itu saat terakhir kamu ketemu maho..pas itu sempat ketemu aku sama maho tapi jeleknya aku lagi minum cendol,kalo ku timpukkin keenakan dia ruginya aku, coba ku bawa bata, nggak mikir langsung kutimpuk dia]
[Aku berharap sexy dancernya Rio Rollins atau siapalah, selama jangan hombreng]
[rio mah sulit, yang setara sama rio kan ada juga alumnus foursma ak satu tahun diatas kita (yang kubilang mai kujaku dulu) ada kan dia potensi jadi sexy dancer]
[Oh shit! Kau benar! Si dia ada potensi buat jadi sexy dancer atau pornstar]
[hahah,, kalo gitu rekrut aja an, kali-kali dia tertarik]
[Manamu dia mau!!]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Tweets by @RealCruiser